Postingan

Aku bertanya pada kopi

Aku bertanya pada kopi tadi Setelah aku makan tiada rasa makan Setelah aku tidur tiada rasa tidur Setelah aku selesaikan hari tiada rasa terselesaikan hari Setelah aku tertawa tiada teman bertawa Jadi aku bertanya saja pada kopi Sudah sepahit kau kah hidupku? Sudah katanya. Setidaknya yang ku rasa-rasa itu jawabnya. Bisa juga ku lebih-lebihkan jawabannya. Bagaimana pula bisa kubertanya pada kopi? Aku tambahkan gula 6 sendok makan. Itulah yang tersisa padaku. Aku tanya pada kopi. Bisakah hidupku ku tambah 6 sendok gula?

Untitled

In the beginning of the day, the feeling of missing you is paused. Covered by tasks, problems, and so on. Yet it is unpaused and start from where it has been left a moment after all my list of the day are done. I  miss you till the sun is arose. And it is paused, again.

Ayo Ngobrol!

Manusia tidak ada yang memilih hidup seperti apa. Begitu juga aku. Terkadang, aku lelah hidup di atas kaki sendiri, melelahkan. Walau tidak semuda saudara-saudara bangsaku yang lain, yang bahkan hidup sendiri ketika baru saja menginjak umur 12, 7 bahkan 5 tahun, aku merasa lelah. Kehidupan yang berat itu aku coba sandarkan kepada orang baru yang ada dihidupku, namun ternyata sedikit sandaran saja sudah membuatku ditinggalkan, lelah katanya. Tapi kalau lelah terhadapku dan aku bisa ditinggalkan, kalau lelah terhadap hidupku sendiri, bagaimana mungkin aku meninggalkan hidup? Sedang mati itu sendiri adalah putus harapan, sedang aku bukan lelaki putus asa. Aku cuman lelah, dan butuh sandaran. Aku lupa aku bisa bersandar pada Allah SWT, dan sudah lama tidak bersandar. Tidak meminta banyak, tidak menuntut banyak. Seakan-akan apa yang ku raih hingga saat ini bukan karena nikmatnya dan karena ratusan permintaan yang dulu aku minta. Kenapa aku lelah? Karena untuk menghidupi diriku ini,...

Bulan.

Selamat malam bulan, Sudah tenggelamkah kau dibalik selimutmu? Sudah 7 malam kau biarkan matahari sembunyi dari pandanganmu. Biarkanlah malam beranjak dari ranjang, bertukar janji dengan mentari Aku ingin melihatmu menari dan berlari. Diselingi sedikit piknik dengan cemilan di atas tilam. Lalu kita bergandengan tangan hingga malam. Bulan, Selamat malam.

Sibuk

Aku mencari kesibukan setiap hari. Dimulai dari pagi hingga tengah malam, aku harus menjadi orang tersibuk di dunia. Aku maunya seperti itu. Mulai pagi sekali setelah subuh, kamar yang baru saja ku sapu kemarin sore, kusapu lagi. ku atur semua ya rapi. kursi, meja, pakaian, tas semuanya. Menghabiskan banyak sekali waktu hingga ku ke kampus, mengerjakan penelitianku, dari pagi sampai maghrib, non-stop. Aku menghindari pulang, aku kelayapan, mengerjakan tugas, makan-makan, terserah yang penting aku tidak pulang dulu. hingga larut, aku pulang. aku berharap gabungan kesibukan dan letih membuatku segera tidur. Tapi tidak. Aku hanya terbayang kamu, hingga akhirnya ku tertidur, semacam memori lalu terputar lagi dalam mimpi. memori-memori yang menyenangkan, yang membuat aku lupa bahwa aku tidak bisa menuntut siapa-siapa untuk memberikan aku kebahagian sejak lama. aku bisa menuntut kamu, di mimpi. Sibuk masih belum bisa menghapus apa-apa yang tersisa, Aku ingin disebelahmu saja.

Aku Mencintaimu Hari Ini dan Besok Saja

Mencintaimu membuatku menjadi gagah Karena gagah dimulai dari gigih Mencintaimu membuatku menjadi bintang Karena bintang harus tahan banting Namun gagahku kini tak kukuh Rubuh bersama gelombang jemumu Terarak berserak Tergulung ke palung Namun bintangku kini bintang redup Melesap bersama senyap Padam karam bersama diam yang kau ledakkan padaku Sayang, aku hanya mencintaimu hari ini dan besok saja Tapi kuanjurkan kau baca ini setiap pagi dan senja Agar lusa kudengar kau kembali katakan cinta Mencintaiku di hari itu dan esoknya

Lelah Menduga

Apa yang ingin ku coba lakukan dengan menulis disini adalah atas saran seorang teman dekatku di kampus sesaat setelah aku menangis padam melewati telepon genggam dengannya. Aku sedang bergulat berberapa waktu terakhir dengan rasa gelisah akan kehilangan seseorang yang benar-benar aku sayang (lagi). Untuk memulainya aku ingin menceritakan cerita singkat tentang ibuku dan aku dulu saat masih SMP. Aku waktu itu masih kelas 1 SMP, atau kelas dua, aku tak terlalu ingat. Yang ku ingat adalah apa yang terjadi saat itu. Selesai pulang sekolah, aku menunggu mama untuk menjemputku disekolah, dan aku duduk pelataran teras sekolah bagian depan. Satu persatu teman-temanku dijemput dan meninggalkan aku sendirian dalam pikiran ‘kenapa mama lama sekali?’ sudah satu jam lebih setelah aku telepon mama dan mama bilang ‘yalah’. Singkat tapi jelas, karena rutinitas ini dilakukan setiap hari, dan mama pasti tau bahwa tujuan aku menelepon adalah untuk menjemput karena aku cuma bilang ‘ma, udah pulang’. ...

Isn't she lovely

you know this song? first time i heard it, i wanna to sing it all day and sing it in front of her. the song is truly awesome and amazing. https://www.youtube.com/watch?v=IVvkjuEAwgU

what if it was carried out differently?

Gambar
What if i'm missing my sisters, knowing how wonderful it is if I see their possibly daughters and sons, their beautiful houses, their beautiful lives, their beautiful smiles that they could inherit to their kids. This possibility making me sad deeply because this possibility will never be happen. Including my possible future children that maybe wondering how do the feel of carried by their aunts when they are cried? how do the feel of their aunts being their second mom? I realised this is destiny but, people, few of them maybe wish to have no sisters, but i'm here always wish the destiny carried out differently. This never healed-hole in deep of my heart stays the same until today, and tomorrow. I just miss them

Sebelum Menjadi Basi

Gambar
Tulisan ini aku buat bukan untuk meninggalkan kesan sedih dan/atau membuat mata berkaca-kaca, walau sedikit di awal penulisan mataku berkaca-kaca. Yup. Anyway, apa yang aku rasakan lebih kearah kehilangan sesuatu yang sudah melekat kuat selama setahun -- bergabung bersama untuk #bergerakbersama di BP UKMR 2016/2017. Ketika ditawarin Aditio Pangestu untuk menjadi bagian dari starting ele-seventeen -nya, aku sih tidak terkejut. HAHA. Burn! . Disahkannya aku bersama Afdi dan Dany diawal masa pre-pemilu untuk memenangkannya dalam perperangan politik yang tidak dingin dan tidak hangat memunculkan perasaan tersendiri bahwa nanti aku akan jadi salah satu panglima kostradnya, tentu kalau dia menang – and he did it actually . Hanya saja yang tak habis pikir adalah jabatan yang ditawarkan. Dari 4 kali tes 16personalities ku di situs dengan nama yang sama, aku mendapatkan 2 kali hasil ekstrovert dan 2 kali introvert, geez . Dan aku tak pernah mendapatkan nilai ekstrovert di atas 55% m...

Bagiku, kau adalah sebuah kemewahan

Bagiku, kau adalah sebuah kemewahan. Aku adalah lelaki yang tidak banyak punya. Pun aku tidak banyak harta. Hanya rasa, yang kupanen berlimpah-limpah. Ku simpan, untuk kau lusa nanti ku hibah. Mempertahankanmu adalah sembilu, yang menancap dalam, terkoyaknya bagian manapun, bersimbah darahnya kutersenyum. Aku ingin, menjadi pengemis, mengemis hangat padamu, agar kau hibahkan juga padaku, yang kekurangan, yang tidak memiliki apa-apa. kau adalah sebuah kemewahan bagiku.

Tapi Tidak Denganmu

Jauh sekali, rasaku jauh sekali Aku di Kediri kamu di tanah bidadari Tenang, tidak satupun bidadari tanah yang kau pijak ku senangi Lucu saja tapi kau disana Tak takutkah kau diculik bidadari-bidadari disana? Iri mereka memandang parasmu Aku tidak sering melihat bulan disini Tapi saat ada waktu kukira bulan mewakili dirimu Tenang, lewat angka 0 dan 1 ku masih tetap berbahasa denganmu Satelit-satelit teman manusia kita masih ada Aku tetap masih bisa berbahasa denganmu Tapi perlu kau tahu, sangat menyedihkan bisa berbahasa denganmu Tapi tidak dengan rona merah pipimu Tapi tidak dengan mancung hidungmu Tapi tidak dengan bola nan indah matamu Lucu, aku rindu.

Surat Untuk Mama

15 April 2016 Untuk Mama Mama aku rindu jika kau masih ada disini sekarang, bagaimana kau kan memberiku ucapan selamat ulang tahun? palingan engkau juga mentraktir ku seloyang pizza hut tapi tak apa, karena ku dapat duduk berlama-lama dengan mu tapi jangan pula kau cium pipiku, aku malu, ku kan bukan anak kecil lagi tapi biarku yang mencium pipimu walaupun terakhirku cium, kau tak tersenyum lagi Mama aku tak tahu kenapa manusia begitu tinggi harapannya kepada manusia lainnya apa kau dulu berharap banyak juga padaku mama? maafkan aku, sudah berusaha semaksimal mungkin menjadi terbaik untukmu mama tapi belum sempat ku jadi orang, kau sudah tak berharap apa-apa lagi padaku mama Mama, jika aku mencintai seseorang, berat rasanya bagiku untuk tak berharap apa-apa padanya ma karena dia spesial ma banyak yang kuharapkan ma karena sejauh ini, papa tidak menjadikanku spesial ma aku lelah berharap pada papa sudahlah ma, dalam kenangan kau jadi yang terspe...

Apa sebutan untukku

Terjaga, berupa di pelupuk mata. Dia bilang ku menambah-nambah terlelap, tersiksa di dalam senyap. Dia bilang macam bunga tidur Berpaling, kata mereka ku sinting. Tak sempurna memakai otak katanya Ku acuh, habis ku dalam peluh. Di khianati aku. Lelah Ku lari padamu. Apa sebutan untuk ku?

Apa Dayaku Sayang

Sayang, Siap sudah bahtera ini berlayar Merah surya saksiku sauh terlempar Petang lalu Berjanji kau kan mengembara denganku Maka seharusnya kau disini Sungguh sudah kulempar sauh Namun kau mentari Tak kunjung terbit di balik biru Sayang, Apa dayaku Maluku tidak lebih kecil dari keinginanku kembali menancap sauh Sayang, Bahtera ini sudah siap merangkak Peluhku jadi saksi telah terkembangnya layar Tapi, bahtera ini tak kunjung bergerak Sungguh kau telah mencuri semua anginku Apa dayaku Maluku tidak lebih kecil dari keinginanku melompat ke daratan Berlari ke depan pintu rumahmu Berteriak pilu memintamu berlayar bersamaku Sayang, Disini aku Tidak pernah pergi Tidak pernah pulang Seharusnya engkau tahu

Bagaimana Bisa Harapan akan Ketahanan Energi Bermata Dua?

Gambar
S ebagaimana kita tahu minyak dan gas (migas) merupakan energi yang tidak sustainable . Artinya suatu saat nanti, akan datang masa dimana cadangan migas akan habis dan satu-satunya jalan yang paling mungkin menggantikan kekosongan ini adalah bioenergi. Bioenergi sendiri adalah energi yang didapatkan dari konversi biomass, seperti kelapa sawit, sekam padi dan sebagainya. Untuk menciptakan supply bahan tak terbatas, dunia membutuhkan lahan yang sangat luas dalam penanaman biomass siap olah yang tak terbatas. Inilah yang di lakukan perusahaan-perusahaan agribisnis, membuka lahan. Salah dua perusahaan agribisnis yang cukup besar namanya adalah Wilmar Group dan Sinar Mas Group. Dua perusahaan besar ini mempunyai lahan bioenergi yang sangat luas, banyak dan tersebar di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Harapan Indonesia sendiri terhadap perusahaan agribisnis seperti ini adalah seperti yang telah saya sebutkan diatas adalah memastikan dalam periode waktu ke depan yang bel...

Mati dalam sendiri

Pagi ini Ku tatap lekat cermin Bayang wanita disana begitu menyedihkan Kosong tatap matanya Kering bibirnya Apalagi hitam kelopak matanya Ku katakan pada cermin Wanita itu begitu menyedihkan Cermin, Berilah dia sedikit penghiburan Beranjakku sudahi percakapan semu pagi ini Siang ini Kembali ku tatap lekat cermin Bayang wanita disana masih menyedihkan Basah pipinya Merah hidungnya Apalagi gelap cahaya matanya Kembali kukatakan pada cermin Wanita itu masih menyedihkan Cermin, Berilah dia sedikit penghiburan Beranjakku sudahi percakapan semu siang ini Malam ini Kembali ku tatap lekat cermin Cermin, Mengapa wanita itu mencoba menggantung dirinya? Tidakkah ada lagi sinar harapan di kedua bola matanya? Tidakkah ada lagi tawa penghapus air matanya? Cermin, Apakah wanita itu benar-benar ingin menggantung dirinya? Cermin, Bisakah sekali saja kau menjawab pertanyaanku? Cermin, Retakmu malam ini cucuran darah tangan ini pun urungnya niat wanita disana melilit le...

Dunia Sudah Gila Teman

Dunia sudah gila teman Mau bersembunyi dimana lagi kau? Di lubang kenistaan? Heranku Bisa kau bernafas di pekatnya nista? Tak sudi ku bermandikan dusta Aku, aku saja yang pertama tertusuk Biar saja ku! Mati ku menggenggam mimpi kebebasan Tak sudi ku bersimbah malu Biar saja ku! Mati ku berpeluh darahku sendiri Terbaring memeluk kehormatan Kemarilah teman Dengar ku bertanya Akan kah kau keluar dan menyeret jasad ku?

Aranda

Dengan pujian, Menamatkan studi master dalam jangka waktu 2 tahun dengan IPK 3.96 Serta memperoleh prestasi sebagai pembicara muda dalam simposium Fisika Kuantum Internasional di Glasgow, Gema Atmojo! *** Gemuruh tepuk tangan tidak lagi bisa menyembunyikan betapa hebatnya satu manusia yang sedang berjalan perlahan menuruni panggung itu. Tidak ada yang menyadari bahwa apa yang mata mereka perhatikan sekarang tak lebih adalah kumpulan kepedihan yang akhirnya terbalaskan sejak kecil. Seperti biasa Gema selalu tersenyum, tak lebih tak kurang ketika orang-orang menyelamatinya atas jejeran indeks yang dari ujung keujung hampir sama semua mengeja huruf A atau karena suaranya yang lantang menyampaikan tesisnya dan membuat picak kagum satu ruangan symposium di Glasgow 3 bulan yang lalu atau hanya karena berberapa baris kalimat pidato super yang baru saja disampaikannya 3 menit yang lalu. Tepuk tangan yang sangat panjang bergemuruh. Kau tahu kekuatan apa yang paling kuat na...