What if i'm missing my sisters, knowing how wonderful it is if I see their possibly daughters and sons, their beautiful houses, their beautiful lives, their beautiful smiles that they could inherit to their kids. This possibility making me sad deeply because this possibility will never be happen. Including my possible future children that maybe wondering how do the feel of carried by their aunts when they are cried? how do the feel of their aunts being their second mom? I realised this is destiny but, people, few of them maybe wish to have no sisters, but i'm here always wish the destiny carried out differently. This never healed-hole in deep of my heart stays the same until today, and tomorrow. I just miss them
Bagiku, kau adalah sebuah kemewahan. Aku adalah lelaki yang tidak banyak punya. Pun aku tidak banyak harta. Hanya rasa, yang kupanen berlimpah-limpah. Ku simpan, untuk kau lusa nanti ku hibah. Mempertahankanmu adalah sembilu, yang menancap dalam, terkoyaknya bagian manapun, bersimbah darahnya kutersenyum. Aku ingin, menjadi pengemis, mengemis hangat padamu, agar kau hibahkan juga padaku, yang kekurangan, yang tidak memiliki apa-apa. kau adalah sebuah kemewahan bagiku.
Pagi ini Ku tatap lekat cermin Bayang wanita disana begitu menyedihkan Kosong tatap matanya Kering bibirnya Apalagi hitam kelopak matanya Ku katakan pada cermin Wanita itu begitu menyedihkan Cermin, Berilah dia sedikit penghiburan Beranjakku sudahi percakapan semu pagi ini Siang ini Kembali ku tatap lekat cermin Bayang wanita disana masih menyedihkan Basah pipinya Merah hidungnya Apalagi gelap cahaya matanya Kembali kukatakan pada cermin Wanita itu masih menyedihkan Cermin, Berilah dia sedikit penghiburan Beranjakku sudahi percakapan semu siang ini Malam ini Kembali ku tatap lekat cermin Cermin, Mengapa wanita itu mencoba menggantung dirinya? Tidakkah ada lagi sinar harapan di kedua bola matanya? Tidakkah ada lagi tawa penghapus air matanya? Cermin, Apakah wanita itu benar-benar ingin menggantung dirinya? Cermin, Bisakah sekali saja kau menjawab pertanyaanku? Cermin, Retakmu malam ini cucuran darah tangan ini pun urungnya niat wanita disana melilit le...
Komentar
Posting Komentar